Rabu, 27 April 2016

Honda CBR250RR Memberi jawaban penggemarnya

Sinyal kelahiran Honda CBR250RR sepertinya kian dekat. Motor sport seperempat liter produk pabrikan ‘sayap mengepak’ itu sedianya bakal debut di Tanah Air dalam hitungan bulan. Dari informasi yang beredar, motor ini akan diproduksi di Indonesia dan nantinya diekspor ke sejumlah negara.


Jelang kelahiran, wujud rendering (rekaan digital) dari Honda CBR250RR sudah terlihat. Adalah majalah otomotif kenamaan Jepang, Young Machine, yang membeberkan versi produksi dari CBR250RR. Render kali ini merupakan wajah rekaan digital terbaru dari Young Machine. Terlihat wujud CBR250RR bertampang sangat agresif.
Berbeda dengan edisi purwarupa yang sempat dipamerkan di ajang Tokyo Motor Show 2015 lalu, kali ini versi produksi massal dari CBR250RR terlihat sudah dilengkapi dengan kaca spion, lampu sein, knalpot standar dan fender.
Jika melihat render yang disajikan Young Machine, Honda sepertinya menawarkan shape tajam dari depan hingga belakang dari CBR250RR. Motor sport fairing dua silinder itu nampak sudah dibekali lampu LED, tangki berotot, jok split model superbike, serta knalpot dengan desain agresif. Tampak pula jika motor CBR250RR dua silinder ini telah ditanamkan suspensi USD.
Jika melihat dengan seksama, lampu sein dari CBR250RR sangat mirip dengan milik New CB150R, kecil dan meruncing. Sama seperti lampu depannya, bagian lampu sein juga sudah mengadopsi teknologi LED.
Desas-desusnya, motor ini bakal memiliki tenaga di atas sejumlah rival mereka, yakni Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25. Meski begitu, belum ada konfirmasi apa-apa dari Honda terkait spesifikasi teknis dari CBR250RR. Kita tunggu kabar selanjutnya.


Sumber:viva.co.id

Jumat, 22 April 2016

Lorenzo ogah satu team dengan rossi

Kabar berpisahnya Jorge Lorenzo dengan Yamaha dan pindah ke Ducati menjadi berita besar bursa transfer pembalap untuk musim 2017. Mengapa Lorenzo meninggalkan tim yang memberinya tiga gelar juara dunia?
Tidak diragukan lagi, alasan utamanya karena ia percaya bahwa Yamaha lebih menginginkan Valentino Rossi ketimbang dirinya.

Pasalnya, Lorenzo dan Rossi yang kontraknya berakhir di pengujung musim ini, baru Rossi yang memperpanjang kontraknya untuk dua musim ke depan.
Ditambah lagi komentar Rossi belum lama ini yang menyebut, jika Lorenzo pindah ke Ducati ia memiliki nyali yang besar.
Hengkangnya Lorenzo sekali lagi membuktikan kalau ia tidak bisa berada di tim MotoGP yang sama.
Pada 2008-2010 menjadi catatan intern paling intens dalam sejarah MotoGP. Dinding pemisah didirikan di garasi tim Yamaha, tetapi balap di antara mereka tetap sensasional.
Di 2010 Rossi kalah bersaing, Lorezo tampil sebagai juara dunia. Rossi meninggalkan Yamaha di akhir musim itu bergabung ke Ducati, tergoda oleh mimpi all-Italian (pembalap Italia di tim pabrikan Italia). Sayangnya Rossi pun gagal di ducati .

Rossi ingin membutuhkan motor yang lebih baik. Namun ia tidak menemukannya di Ducati. Dalam dua musim hanya naik podium tiga kali.
Ahirnya ia pulang kandang ke Yamaha pada tahun 2013. Musim sebelumnya, Lorenzo meraih juara dunia.
Hubungan mereka membaik. Tidak ada lagi dinding pemisah. Antara pembalap, kru dan engineer tim, mereka mengubah M1 menjadi motor terbaik di lintasan MotoGP.
Kebangkitan luara biasa datang pada 2015. Rossi memimpin kejuaraan dari awal, menang empat kali, meyakinkan dirinya akan tampil sebagai jawara musim itu.
Kondisi ini mengingatkan perseteruan mereka pada 2009. Namun harapan Rossi sirna, karena Lorenzo bisa berbalik memimpin klasemen.
Kemudian Rossi terang-teragan menyebut ada konspirasi sesama pembalap Spanyol untuk menggagalkannya meraih gelar. Ia menuduh pembalap Honda Marc Lorenzo membantu Lorenzo.
Pertarungan tiga pembalap ini mencapai puncaknya di Sepang, Malaysia yang menuntun Lorenzo menggapai mahkota juara ketiganya pada balapan berikutnya di Valencia.
Meskipun telah mengoleksi tiga gelar juara dunia dan secara konsisten membuktikan bahwa dirinya adalah pembalap tercepat di di olahraga ini, Lorenzo merasa bahwa Yamaha masih menyukai Rossi.
Pada GP Qatar lalu ketika Yamaha menawarkan kontrak baru kepada Rossi dan Lorenzo untuk 2017-2018. Rossi segera menandatangani kontrak.
Gosip santer beredar jika Lorenzo akan pindah ke Ducati yang disinyalir menawarkan bayaran lebih besar. Akhirnya kabar nyata itu muncul hari Senin (18/4).
Momok kegagalan Rossi ketika di Ducati menjadi tantangan baginya. Lorenzo ingin membuktikan kalau dirinya sebagai salah satu pembalap hebat.
Lorenzo ingin memberi gelar pada Ducati yang terakhir kali menyandang gelar juara dunia lewat Casey Stoner pada 2007.
Jika niatnya itu tercapai, Lorenzo menjadi orang keenam yang juara dunia dengan dua motor yang berbeda.
Pada akhirnya, Ducati – dengan kekayaannya - membuat keputusan yang mudah untuk mendapatkan Lorenzo, pembalap kelahiran Palma, Spanyol, 28 tahun lalu.
Jadi, selain bayaran yang menggiurkan, hijrahnya Lorenzo dari Yamaha ke Ducati juga karena faktor Valentino Rossi yang membuatnya gerah berada dalam satu tim, plus Yamaha lebih berpihak pada Rossi.
Mungkin Lorenzo merasa akan menemukan kenyaman di Ducati. (otomotifnet.com)

Rabu, 13 April 2016

Kata Rossi jika lorenzo hengkang ke Ducati

Valentino Rossi tidak mempermasalahkan siapa yang akan menjadi tandemnya di tim Movistar Yamaha musim depan. Hal itu diucapkan Rossi ditengah rumor pembalap Suzuki Maverick Vinales yang akan menggantikan Jorge Lorenzo.

Rossi Tak Masalahkan Siapa Tandemnya Musim Depan

Namun, Rossi mengakui Vinales bisa menjadi lawan yang hebat dalam waktu dekat. Mengingat performa pembalap 21 tahun tersebut kian meningkat di awal musim MotoGP 2016 ini."Bagi saya, tak ada masalah. Ini bukan perbedaan besar jika Lorenzo bertahan atau Vinales masuk, atau juga (Andrea) Iannone, atau (Dani) Pedrosa," tutur pembalap berjuluk The Doctor itu.

"Namun, harus diakui dengan Vinales persaingan akan sangat sulit. Ia masih sangat muda dan memiliki bakat yang baik. Saya pikir ia akan menjadi salah satu pembalap top di MotoGP," sambungnya.

Hingga sesi latihan bebas kedua MotoGP Amerika di Circuit of the Americas, Rossi masih belum mampu masuk jajaran tiga besar. The Doctor hanya finis di tempat ketujuh pada sesi pertama dan naik satu tingkat di sesi kedua latihan bebas.

Sumber:metrotvnews

Senin, 21 Maret 2016

Rossi masih belum mampu kalahkan marquez

Beda seperti rekan setim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, yang mengatakan ban belakang soft Michelin merupakan kunci kemenangannya di MotoGP Qatar, Valentino Rossi masih belum yakin apakah hal yang sama akan berlaku buat dirinya.

  

Rossi finis keempat di Sirkuit Losail, Qatar, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda). Kedua pebalap ini menggunakan ban belakang medium. Sementara itu Lorenzo dan Andrea Dovizioso (Ducati) yang mengangkat podium kedua memilih ban belakang soft.
“Sangat penting untuk mengerti pilihan ban belakang. Saya tidak tahu apakah dengan soft saya bisa lebih kompetitif,” ujar Rossi dalam wawancara setelah selesai balapan, Motorsport.com, Minggu (20/3/2016).

“Mungkin saja saya menggunakan soft dan lebih lambat,” kata Rossi lagi.
Rossi menjelaskan hasil yang ia dapat di seri perdana MotoGP 2016 ini bukan kesalahan strategi. Hanya saja ia mengakui tidak memiliki kecepatan yang cukup buat berbicara lebih banyak.
Rossi juga mengatakan tidak ada momen di mana ia merasa lebih cepat dari pebalap di depannya, lantas punya kekuatan untuk mencoba satu serangan.
“Saya selalu di sana, tapi selalu 10 meter (di belakang). Mencoba seperti ini, mencoba tetap di belakang, tapi sayangnya saya tidak punya kecepatan yang cukup untuk menyerang. Inilah masalahnya.

Sumber:kompas.com

Selasa, 01 Maret 2016

Harga Honda CBR 500R di Indonesia

 Sepeda motor baru yang diluncurkan PT Astra Honda Motor (AHM), Jumat (26/2/2016) di Potato Head Garage, Jakarta Selatan adalah CBR500R. Model ini menemani jajaran big bike Honda, khususnya keluarga CB500 series di Indonesia.
Presiden Director AHM Toshiyuki Inuma menjelaskan, sejak AHM mengawali bisnis big bike di Indonesia, CB500 series mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Guna memenuhi permintaan, maka AHM meluncurkan CBR500R ini.

 

“Model ini memang banyak permintaannya dari konsumen. Pada kesempatan ini, kita memutuskan untuk memperkenalkan CBR500R versi terbaru di Indonesia,”ujar  Inuma di Potato Head, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2016).
Inuma melanjutkan, CBR500R ini dijual dengan harga Rp 144 juta on the road Jakarta dan tersedia dengan dua pilihan warna, yaitu Gunpowder Black dan Millenium Red.

Honda CBR500R dibekali mesin 500cc DOHC, 8-valve liquid-cooled parallel twin. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi 6 percepatan. Jantung pacu ini bisa menghasilkan tenaga 46,9 tk.
Dari sisi tampilan bagian depan yang dilengkapi dengan bentuk fairing semakin tajam dan sporti. Sudut yang tajam dari lampu depan ganda dengan teknologi LED tampil kompak namun hadir dengan pencahayaan yang terang dikombinasikan dengan lampu senja (postion lamp) berkontribusi memberikan tampilan sudut  CBR500R yang tegas.
Masuk ke dimensi, CBR500R ini memiliki panjang 2.081 mm, lebar 756 mm, dan tinggi 1.150 mm serta jarak ke tanah 140 mm.  Kapasitas tangkinya sebesar 16.7 liter sudah termasuk penyimpanan cadangan.



Bergerak ke suspense, bagian depan menggunakan teleskopik berukuran 41 mm dan 120 mm stroke memberikan pengendalian sempurna dan di 2016 ini dilengkapi dengan suspensi yang bisa diatur tingkat redamannya serta penyematan warna biru di sisi atas suspensi yang memberikan kesan mewah dan modern.
Suspensi Pro-Link disematkan di sisi belakang dengan pengaturan hingga sembilan tingkatan bekerja melalui box-section swingarm besi yang kuat.  Sensasi berkendara sempurna dihasilkan dari 520 sealed chain.

Sumber:kompas.com

Senin, 22 Februari 2016

All new CBR 150 Lebih mahal dari R 15

Secara harga, All NewHonda CBR150R lebih mahal ketimbang kompetitor di kelas sama, Yamaha R15. Banderol CBR150R terbaru dimulai Rp 32.500.000, sedangkan R15 Rp29.800.000, sehingga perbedaannya Rp 2.700.000.
 
 
Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Margono Tanuwijaya, menjelaskan, perbedaan harga tersebut disebabkan ada penambahan fitur dari CBR150R model sebelumnya. Sehingga, otomatis harganya menjadi lebih tinggi.
 
"Kalau CBR150R model sebelumnya sama, tetapi di All New CBR150R ini memang berbeda. Tetapi dari segi fitur dan lainnya bisa dibandingkan," kata Margono saat berbincang dengan KompasOtomotif di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/2/2016).
 
Sebelum keluar model terbaru, lanjut Margono, harga CBR150R Rp 29.900.000. Tetapi, meski harganya naik, ubahan yang terjadi pada All New Honda CBR150R cukup banyak, sehingga konsumen tetap diuntungkan.
 
"Lampu hingga bentuknya juga berubah total dengan model sebelumnya, sehingga konsumen tetap mendapatkan untung dengan harga seperti itu," ungkap Margono.
 
Saat ini All New Honda CBR150R memiliki pilihan, yaitu Revolution White dan Nitro Black (Rp 32.500.000), livery Honda Racing Red Rp 33.100.000 dan MotoGP Edition dijual Rp 33.300.000. Harga tersebut berlaku on the road Jakarta.
 
Sumber:kompas.com