Jumat, 08 Mei 2015

Guratan CEO tentang karyawan hebat!

Bisanya, cuma ngomong doang dan kadang menjanjikan banyak hal pada customer, tetapi suka berkelit saat mulai ditagih Baru-baru ini, seorang CEO multinasional berkata, “Pak Anthony, sekarang ini makin banyak lulusan perguruan tinggi yang keren-keren, CV-nya sih kalau dibaca kelihatannya hebat, tapi kalau sudah diterima, nuntutnya banyak hasilnya tidak seberapa! Atau, ada pengusaha lain yang mengeluh, “Di tempat kami, karyawannya makin bertambah, tapi profit perusahaan bukannya berkali lipat tapi masih sama aja. Ada apa dengan karyawan-karyawan ini?”
 Memang. Selayaknya, kalau yang namanya karyawan adalah orang yang bisa mendukung bisnis dan kemajuan organisasi Anda. Namun, namanya juga gerombolan manusia yang berada dalam organisasi, akan ada yang bagus tapi bakalan ada juga yang tidak mampu, bahkan ada yang merusak. Realita menunjukkan, ada lima tipe karyawan yang bisa menjadi penghancur bisnis Anda. Ada beberapa alasan mengapa dikatakan sebagai penghancur bisnis Anda.
Mengapa Disebut Penghancur Bisnis? Pertama-tama, seharusnya yang namanya karyawan, dia memberikan kontribusi dalam bentuk produktivitas (target tercapai, atau kalau bisa justru hasilnya melebihi targetnya), membuat bisnis makin bertumbuh, memberi pelayanan yang semakin baik serta menciptakan proses bisnis makin yang efisien.
Namun, karyawan penghancur bisnis ini sifatnya betul-betul bertolakan dengan apa yang disebutkan ini. Dan ujung-ujungnya, jika dibiarkan untuk jangka panjang, bisnis Andalah yang hancur.
Ini dapat diibaratkan seperti virus yang menjangkiti PC atau laptop Anda. Ada yang langsung membuat laptop Anda rusak, tapi justru yang parah adalah adanya virus yang  perlahan tapi lama-lama komputer Anda jadi ‘crash’ sehingga tidak bisa digunakan sama sekali. Inilah tipe yang berbahaya.
Di sisi lain, kita perhatikan bahwa biaya dan gaji tiap bulannya untuk karyawan tersebut tetap jalan tapi produktivitas yang diberikan bukan membaik, malah sebaliknya. Nah, apa sajakah ke lilma tipe karyawan ini? Mari kita bahas!
Inilah lima tipe karyawan penghancur bisnismu. Tipe yang pertama, kita sebut tipe si ternak malas. Kalau kita bicara soal ternak, kan ada ternak yang betul-betul produktif tetapi ada yang kerjanya bermalas-malasan menunggu disembelih?
Kalau disebutkan ciri-cirinya, mereka biasanya datang jam 8.30 pulang 5.30 sesuai jam kerja. Mereka minta disuapin dan sekaligus amat penuntut. Ibaratnya mereka akan  diam selama dikasih makan tetapi ketika telat diberi imbalan ataupun dirasa kurang, mereka akan teriak-teriak.
Namun demikian, kontribusinya mereka pada dasarnya sebenarnya sedikit, bahkan hampir nggak ngapa-ngapain setiap hari alias malas. Prinsip mereka adalah  “The company should take care of me”  (perusahaan mestinya menjaga saya). Contohnya seorang karyawan bernama Atisah di bagian Audit.
Tiap hari, dia hanya mengerjakan apa yang rutin dikerjakan, ketika bel bunyi, ya langsung pulang.  Bahkan, kalau tidak ada pengawasan, kerjanya bisa cuma main game dan, baca koran serta tidak ngapa-ngapain. Setiap bulan menunggu gajian, syukur-syukur dikasih tambahan. Itulah sekilas soal si ternak  malas ini.
Tipe kedua adalah tipe si masa bodoh. Ciri-ciri utama karyawan tipe ini adalah  tidak mau tahu, tidak punya sense of customer service, kerja menurut seleranya dia, tidak mau tahu urusan orang, tidak mau tanggung jawab apalagi kalau ada masalah.
Memang sih, kelihatannya agak sedikit lebih mendingan daripada tipe si ternak malas. Namun, pada dasarnya sebenarnya sama saja, mereka tidak memberikan improvement apapun. Prinsip mereka dalam bekerja adalah “It’s not my business, so why care too much” (ini bukan bisnis saya, kenapa mesti terlalu peduli amat).
Sebagai contohnya kasus Benika yang kerja dibagian engineering. Kebiasaannya adalah mengerjakan tugasnya se-ala kadarnya, rutin. Namun pikirannya adalah kalau sedikit kerja saja sudah cukup kenapa mesti kasih inisitif dan membuat perbaikan? Toh yang kaya adalah bos kita.
Ketika ada customer yang komplain, sikap Benika adalah melempar ke bagian lain atau membiarkan begitu aja, toh menurutnya yang komplain akhirnya akan diam juga.

Mulut Besar

Tipe ketiga berikutnya adalah tipe si mulut besar. Biasanya ciri-cirinya adalah kalau meeting bicaranya paling gede, banyak menjanjikan dan ngomong-nya paling banyak tetapi tidak ada hasilnya. Kadangkala kita lihat proyeknya terlambat atau malahan tidak seperti yang dikatakan, tetapi hobinya mengobral janji sana sini (khususnya dengan customer).
Kenyataannya, banyak dari janjinya yang tidak terpenuhi. Prinsipnya kerjanya, “Talk first, because that what people want to hear” (asal bicara aja dulu, karena itulah yang biasanya orang ingin dengarkan). Misalkan saja, kasusnya Jane. Kebiasaannya, kalau rapat bicaranya paling hebat, suka mencari muka, biar kelihatan hebat di mata bos, tetapi tidak ada yang direalisasikannya. Bisanya, cuma ngomong doang dan kadang menjanjikan banyak hal pada customer, sama bawahannya, tetapi suka berkelit saat mulai ditagih!
Tipe keempat adalah tipe si politikus. Kebiasaan mereka adalah suka kasak kusuk dan suka mengumpulkan massa. Mereka punya pengaruh tetapi lebih sibuk mengurusi dan membicarakan apa yang tidak beres, serta seringkali jadi provokator.
Kesannya sih mendengarkan aspirasi rakyat tetapi kadang-kadang mereka ‘memancing di air keruh’ dengan menghasut. Prinsipnya ya seperti seorang politikus, “Organization is power struggle, either they win or you win” (organisasi adalah seperti tempat perjuangan kekuasaan, entah kamu yang menang atau dia yang menang).
Misalkan saja, kasus Pak Manan yang seorang  supervisor di pabrik. Pembawaan Pak Manan ini tenang dan anteng tetapi sering bergerilya megumpulkan massa. Biasanya, di depan meeting dia akan tampak baik-baik saja, tetapi apapun yang ada di meeting bisa di ‘bocor’ kannya plus dengan fakta yang seringkali sudah diplintir olehnya.
Tipe kelima, kita sebut sebagai tipe si kriminal. Ciri-ciri utama mereka adalah suka mencuri dari perusahaan (mengambil apapun yang bisa diambil dari perusahaan, mulai dari ide sampai benda). Atau, melakukan sesuatu yang merugikan ataupun membahayakan organisasi namun meraka tidak punya rasa bersalah sama sekali.
Prinsipnya mereka ini adalah “Take as much as you can, while you can” (ambil sebanyak-banyaknya, mumpung masih bisa). Misalkan saja, kasus Erminto, seorang salesman mesin.  Apa yang dilakukannya? Erminto ini bahkan diam-diam membuat bisnis kompetitor dari perusahaannya, diam-diam bahkan seringkali spart part mesin di perusahan tempatnya bekerja dipreteli olehnya.
Mengapa dan apa tipnya? Pertanyaan yang sering muncul adalah “Mengapa dan apa yang membuat mereka menjadi karyawan yang seperti itu? Kalau diteliti, ada beberapa alasan umum: pertama, bisa jadi memang sudah jadi karakternya, bisa pula karena adanya rasa sakit  hati akibat suatu pengalaman tertentu atau perlakuan buruk yang pernah diterimanya dulu. Atau, bisa pula akibat sudah terbiasa dari pengalaman dan cara kerja di tempatnya dulu.
Alasan terakhir adalah karena sudah terbiasa dari pengalaman dan cara kerja di masa lalu. Atau bisa jadi karena  memang tidak pernah ditegur, dimonitor dan diberikan inspirasi sama sekali untuk menjadi karyawan yang lebih baik.
Lantas, apakah yang mesti dilakukan ketika mempunyai karyawan yang semacam ini? Secara umum, adalah dengan menerapkan kaidah APES yakni Awasi (lihat dan monitor), Petakan (tentukan siap-siapa yang perlu diawasi), Edukasi (kasih pelatihan ataupun bimbingan) dan jika tidak berhasil juga, adalah langkah tegas dengan…. Sembelih! (msb)

Sumber:manajemenbisnis.com

Rosi Intip celah lawannya

Sang fenomenal The Doctor Valentino Rossi sempat ingin menghadang laju rekan satu team nya Jorge Lorenzo pada balapan di sirkuit Jerez Spanyol.

Valentino Rossi sudah menduga sebelumnya jika rekan satu team nya itu akan langsung gas pol untuk memperlebar jarak dengan pembalap lainnya,dan apa yang saya duga ternyata adalah suatu kenyataan di mana Jorge langsung tancap gas dan tidak bisa terkejar oleh pembalap lainnya,dan satu2 nya yang bisa mendekat hanyalah Marc dan itupun hanya bertahan beberapa lap saja,Jorge seperti kesetanan saat bangkit di Jerez dan sejak start dari posisi terdepan Jorge langsung memimpin balapan hingga usai tanpa ada yang bisa menghalanginya,ungkap the doctor.
Usai balapan Valentino langsung memuji habis habisan untuk Jorge di karenakan memang dari sesi latihan Jorge selalu menunjukan kecepatan yang luar biasa.Valentino pun mulai memperhitungkan rekannya itu setelah sirkuit jerez,saingan terbera kami adalah Marc,akan tetapi Jorge akan lebih berbahaya jika kami tidak memperhitungkan kekuatannya.
Kami akan intip setiap celah lawan yang berpotensi menghadang saya dalam meraih juara dunia di 2015 ini.


Hajar habis Vale.....intip semua kelemahan juniormu...Good luck



Komentar Marquez

Marc Marquez sang juara bertahan motogp 2013 dan 2014,saat ini sedang dalam masalah pada balapannya di musim 2015,dari 4 seri yang di lakoninya Marc baru berhasil dua kali naik podium yaitu di Austin dan di Jerez Spanyol,dengan mengantongi total nilai 56 point dan berada di posisi ke empat klasemen sementara motogp berjarak 26 point dari sang pemimpin klasemen Valentino Rosssi.
Sesaat setelah selesai balapan di Jerez, Marc mengungkapkan permasalahan pada motor RC213 nya yang mulai sulit di kendalikan dan di tambah performa fisik nya yang sedang tidak dalam kondisi baik,Marc cedera jari kelingking nya saat berduel dengan sang senior Valentino Rossi di sirkuit Argentina,yang berakhir dengan kemenangan Valentino Rossi dan marc harus rela kehilangan point pada balapan tersebut karena terjatuh.
Marc berharap kepada team nya agar bisa memperbaiki masalah pada motornya terutama saat di trek lurus yang sangat sulit dikendalikan di krenakan grip roda belakang kurang mencengkram,kami tidak bermasalah saat di tikungan,akan tetapi ketika keluar tikungan ban RC213 seperti kehilangan grip dan membuat motor sangat sulit di kendalikan saat wheelie,sehingga kami kehilangan waktu.
Kami akan terus memperbaiki dan mencari solusi agar masalah ini bisa segera teratasi, ungkap Marc saat di lansir Crash.



twmotorsport.blogspot.com
Dari empat balapan seri perdana MotoGP 2015, Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez baru mengantongi dua podium, podium pertama diraihnya di MotoGP Austin dan podium kedua di MotoGP jerez, Spanyol. Dengan raihan dua podium tersebut, kini Marc Marquez menempati posisi ke empat klasemen sementara dengan 56 poin. Pada puncak klasemen sementara MotoGP 2015 Valentino Rossi berada di puncak dengan raihan 82 poin disusul Andrea Dovizioso 67 poin dan Jorge Lorenzo di posisi ketiga dengan 67 poin. Usai uji coba MotoGP 2015 di Jerez, Marc Marquez mengungkapkan kurangnya performa balapnya lantaran ada masalah di motornya. Marc marquez mengatakan kurangnya grip ban belakang motor Honda RC213V yang dikendarainya membuat motor tersebut sangat susah dikendalikan sehingga Marc Marquez sangat sulit untuk memacunya. Hal tersebut juga dirasakannya saat melakoni balapan di sirkuit Jerez, Spanyol Minggu (3/5/2015) kemarin. Marc Marquez juga mengatakan motor RC213V miliknya lebih susah dikendalikan saat lintasan lurus dibandingkan saat melintasi tikungan sirkuit. Terlebih lagi kesulitan tersebut ditambah cedera patah tulang jari kelingkingnya saat melakoni balapan di Jerez, Spanyol kemarin. Hal tersebut menjadi catatan tersendiri Marc Marquez dan tim Repsol Honda untuk mencari sebuah solusi terbaik agar performa tetap bisa maksiamal. “Motor Honda RC213V sepertinya ada masalah di grip ban belakang sehingga sangat sulit sekali untuk mengendalikannya saat wheelie. Masalah tersebut membuat saya sangat kesulitan saat membalap di lintasan lurus di bandingkan saat melewati tikungan. Kami harus mengatasi masalah ini dan kami terus mencari solusi yang terbaik,” kata Marc Marquez.

Sumber : http://lintaspos.com/berita-motogp-2015-terbaru-marc-marquez-honda-susah-dikendalikan-20433/
Dari empat balapan seri perdana MotoGP 2015, Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez baru mengantongi dua podium, podium pertama diraihnya di MotoGP Austin dan podium kedua di MotoGP jerez, Spanyol. Dengan raihan dua podium tersebut, kini Marc Marquez menempati posisi ke empat klasemen sementara dengan 56 poin. Pada puncak klasemen sementara MotoGP 2015 Valentino Rossi berada di puncak dengan raihan 82 poin disusul Andrea Dovizioso 67 poin dan Jorge Lorenzo di posisi ketiga dengan 67 poin. Usai uji coba MotoGP 2015 di Jerez, Marc Marquez mengungkapkan kurangnya performa balapnya lantaran ada masalah di motornya. Marc marquez mengatakan kurangnya grip ban belakang motor Honda RC213V yang dikendarainya membuat motor tersebut sangat susah dikendalikan sehingga Marc Marquez sangat sulit untuk memacunya. Hal tersebut juga dirasakannya saat melakoni balapan di sirkuit Jerez, Spanyol Minggu (3/5/2015) kemarin. Marc Marquez juga mengatakan motor RC213V miliknya lebih susah dikendalikan saat lintasan lurus dibandingkan saat melintasi tikungan sirkuit. Terlebih lagi kesulitan tersebut ditambah cedera patah tulang jari kelingkingnya saat melakoni balapan di Jerez, Spanyol kemarin. Hal tersebut menjadi catatan tersendiri Marc Marquez dan tim Repsol Honda untuk mencari sebuah solusi terbaik agar performa tetap bisa maksiamal. “Motor Honda RC213V sepertinya ada masalah di grip ban belakang sehingga sangat sulit sekali untuk mengendalikannya saat wheelie. Masalah tersebut membuat saya sangat kesulitan saat membalap di lintasan lurus di bandingkan saat melewati tikungan. Kami harus mengatasi masalah ini dan kami terus mencari solusi yang terbaik,” kata Marc Marquez.

Sumber : http://lintaspos.com/berita-motogp-2015-terbaru-marc-marquez-honda-susah-dikendalikan-20433/

Merawat Kendaraan

Memilih Spon untuk mencuci kendaraan anda


Untuk menghindari timbulnya baretan atau lecet pada bodi, pilihlah bahan yang halus seperti grout sponge, sea sponge, wash mitt, lambs wool, dan jangan gunakan busa jok atau busa lainnya yang berpori kasar.,Spon untuk mencuci kendaraan mobil atau motor saat ini sudah banyak di jumpai di super market kecil sekalipun.
Motor atau mobil juga memerlukan sabun atau shampoo khusus. Hindari mencuci kendaraan dengan bahan yang kandungan zat-nya sangat keras seperti detergent, sabun colek dan lain-lain. Karena bahan-bahan pada zat tersebut bisa merusak cat kendaraan kesayangn anda. Resikonya bila menggunakan shampoo khusus harganya akan jauh lebih mahal, namun jika untuk mencuci bagian seperti shock, ban, blok mesin boleh saja menggunakan bahan-bahan deterjen agar kotoran membandel bisa lepas.


twmotorsport

Gagal Interview bag 1

Penyebab Anda gagal dalam wawancara kerja

Banyak hal yang bisa membuat seseorang gagal dalam sesi wawancara kerja. Menjawab pertanyaan interviewer dengan buruk memperlihatkan sikap, persiapan, minat atau kualifikasi Anda. Ini juga mencerminkan buruknya etika kerja dan kemampuan Anda bekerja sama dengan orang lain. 

Ini adalah beberapa contoh cara yang buruk dalam menjawab pertanyaan wawancara kerja dan bagaimana jawaban yang seharusnya.

Mengapa saya harus mempekerjakan anda? "Tidak tahu. Rasanya ini pekerjaan yang baik."
Jangan mengatakan bahwa Anda tidak tahu. Ambil sedikit waktu sebelum menjawab pertanyaan itu. Kemudian, sebutkan aset yang Anda miliki yang dapat membantu Anda sukses dalam pekerjaan itu. Siapkan juga referensi pengalaman yang relevan dengan kekuatan Anda.

Coba ceritakan tentang diri Anda
"Saya penggemar berat klub sepak bola A dan suka mengobrol. Saya juga menyukai pesta."
Akan lebih baik jika Anda memulai jawaban dengan menyebutkan beberapa orientasi profesional yang akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan. Anda dapat menambahkan beberapa sentuhan personal untuk melengkapinya.

Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan sebagai tenaga rekrutmen, Anda bisa menjawab, "Saya pendengar yang baik dan pewawancara handal yang biasanya dapat membaca orang dengan baik." Demikian disitat dari About.com.

Apa kekuatan Anda?
"Saya bekerja dengan baik." "Saya yang terbaik." "Saya tidak yakin, tapi saya adalah pembelajar yang baik."

Jawaban tidak pasti seperti ini kurang optimal. Kemukakan kekuatan Anda yang relevan dengan pekerjaan yang sedang dilamar. Bicarakan bagaimana kekuatan tersebut bertalian erat dengan pekerjaan Anda ketimbang memberikan jawaban yang terlalu umum.

Dapatkah Anda ceritakan kelemahan Anda?
"Sepertinya enggak ada, deh." "Saya cenderung tidak sabaran dengan orang yang tidak kompeten." Anda harus selalu siap menyampaikan kelemahan sehingga Anda dapat mendemonstrasikan komitmen dalam perkembangan profesional. Dengan begitu, Anda juga dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki sudut pandang pribadi. Tetapi, pastikan tidak ada kelemahan Anda yang membuat perusahaan ragu tentang keinginan atau kemampuan Anda menjalani pekerjaan.

Mengapa Anda melamar pekerjaan ini?
"Saya lagi lihat iklan lowongan kerja, dan nampaknya pekerjaan ini menarik."
"Saya bosan dengan pekerjaan saat ini."
Pendekatan yang lebih baik adalah dengan menyebutkan alasan spesifik mengapa pekerjaan tersebut menarik dan cocok dengan aspirasi karier Anda.

Sumber:okezone.com 

Kamis, 07 Mei 2015

Profesional Career

Strategi Menjadi Pribadi yang Profesional

Dunia Modern menuntut profesionalisme. Nilai yang perlu kita tingkatkan adalah profesionalisme dalam bermasyarakat, berorganisasi, dunia kerja dan dunia usaha. Tahukah bahwa dunia saat ini mencari orang-orang yang profesional bahkan mereka berani bayar mahal untuk itu. Kalau dari sekarang kita mulai mengembangkan profesionalisme maka beberapa waktu kedepan kita akan memiliki kehidupan yang berkualitas tinggi.
Pemahaman Profesional:
Seseorang yang melakukan suatu (kegiatan, aktivitas, usaha, pekerjaan) yang dilakukan untuk mendapatkan (nafkah, kesenangan) atau memberi (konstribusi) dengan mengandalkan (keahlian, keterampilan, kemahiran) yang tinggi dengan melibatkan komitmen pribadi (moral) yang mendalam.

Profesionalisme:
Lebih mengarah pada (spirit, jiwa, sikap, karakter, semangat, nilai) yang dimiliki dari seorang yang profesional.

Tanpa profesionalisme sebuah institusi, sebuah organisasi, sebuah perusahaan tidak akan bertahan lama dan langgeng, karena jiwa profesionalisme inilah yang menghidupkan setiap aktivitas-aktivitas yang ada didalamnya. Julukan profesional sebenarnya bukan label yang kita berikan untuk diri sendiri melainkan penilaian orang lain atas kinerja dan peforma yang kita tampilkan.

 Strategi menjadi Pribadi yang profesional:

1. Kembangkan keahlian (Expert)
Untuk menjadi seorang yang profesional tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. Kita perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus. Kita harus menggali potensi dan kemampuan kita dan terus dikembangkan sampai kita menjadi ahli. Fokus pada kekuatan kita dan bukan pada kelemahan kita, lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana), sadari setiap kita punya keunikan dan kekhususan jadi kita perlu inves waktu untuk mengembangkannya. Hal ini butuh ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat dan inisiatif. Terus tingkatkan pemahaman kita lewat seminar, buku, audio, latihan.

2. Mahir membangun hubungan (Relationship)
Kemampuan kita membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain sangat menentukan keberhasilan kita dalam kehidupan. Ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan seperti: pergaulan, organisasi, dunia usaha, pekerjaan, keluarga. Makanya tidak heran sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis melainkan kemahiran dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Bila anda ingin menjadi seorang yang profesional dalam hidup ini, apapun tujuan dan bidang yang anda pilih, anda harus belajar membina hubungan yang baik dengan orang banyak dari berbagai kalangan. Karena masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus tapi mereka sulit menerima orang yang tidak bisa berhubungan baik dengan orang lain.

3. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)
Seberapa jauh dan dalamnya suatu hubungan dapat terjalin ditentukan oleh komunikasi. 90% penyebab hancurnya suatu hubungan pernikahan, pertemanan, organisasi, bisnis, diakibatkan komunikasi yang salah. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang pendengar yang baik. Seorang yang profesional harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.

4. Hasilkan yang terbaik (Excellent)
Seorang profesional sejati akan selalu berusaha menghasilkan karya yang berkualitas tinggi dan kinerja yang maksimal. “Profesional don’t do different thing, they do thing differently”. Untuk menjadi profesional kita harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan. Waktu kita lakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. Jangan puas dengan rata-rata kejar hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. Pikirkan selalu (Mindset) apa yang dapat saya lakukan untuk add value bukan apa yang saya bisa peroleh.

5. Berpenampilan menarik (Good Looking)
First impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak. Sama halnya kalau kita mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau masuk toko lihat dekor yang paling menarik. Penampilan menarik tidak harus mahal, anda hanya perlu kreatifitas dalam menata penampilan diri anda.

6. Kehidupan yang seimbang (Balance of life)
Seorang profesional harus mampu atur prioritas dan menjalankan berbagai peran. Setiap kita mungkin memiliki banyak peran dalam hidup ini seperti: sebagai anak, ayah, anggota organisasi, ketua, sales, karyawan. Kita harus dapat berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang kita jalankan jangan sampai tercampur aduk. Hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.

7. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)
Untuk menjadi seorang yang profesional sejati kita harus memiliki nilai moral yang tinggi. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya dan kegiatan yang kita lakukan dengan orang lain. Sementara orang lain kompromi, menggunakan cara-cara yang tidak etis untuk mencapai tujuannya kita tetap berpegang pada prinsip yang benar. Diluar sana ada begitu banyak cara-cara pintas dan penyimpangan yang terjadi, oleh karena itu kita harus mampu mempertahankan sikap profesionalisme. Perlahan-lahan masyarakat akan menyadari bahwa anda berbeda dengan yang lainnya.

Kiranya Strategi diatas dapat diterapkan secara baik bagi kita semua, semoga bermanfaat. Salam Sukses dan  Profesional!

Sumber:Agus Wijaya share On Facebook(/kata-kata-motivasi/7-strategi-menjadi-pribadi-yang-profesional/172846432736656)
Reposting:twmotorsport
Image:kaskus.com